Pusat Riset Biochar USK Berpartisipasi dalam Gerakan Pengabdian Masyarakat Pembersihan, Penanaman, dan Pemeliharaan Mangrove pada Peringatan Hari Bumi 2026

icates2024

Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, Pusat Riset Biochar dan Hutan Tropis Lestari Universitas Syiah Kuala berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Gerakan Pembersihan, Penanaman, dan Pemeliharaan Mangrove yang dilaksanakan di Desa Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Rabu, 22 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui keterlibatan aktif unsur akademisi, mahasiswa, komunitas peduli lingkungan, serta masyarakat setempat dalam upaya rehabilitasi kawasan pesisir secara berkelanjutan.
Melalui gerakan tersebut, para peserta bersama-sama melakukan pembersihan area pesisir, penanaman bibit mangrove, serta pemeliharaan titik-titik tanam yang bertujuan untuk memperkuat fungsi ekologis mangrove sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, habitat berbagai biota pesisir, serta penyerap karbon yang efektif dalam mitigasi perubahan iklim.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam suasana kolaboratif bersama sejumlah mitra pemerhati lingkungan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Aksi penanaman mangrove pada momentum Hari Bumi tahun ini juga menjadi sarana edukasi lapangan untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda dan masyarakat terhadap pelestarian sumber daya alam.
Bagi Pusat Riset Biochar dan Hutan Tropis Lestari USK, partisipasi dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen pusat riset untuk terus mendorong sinergi antara hasil penelitian, edukasi lingkungan, dan aksi nyata pengabdian masyarakat dalam isu konservasi hutan tropis, ekosistem pesisir, serta penguatan agenda pembangunan rendah karbon.
Ekosistem mangrove sendiri memiliki peranan penting sebagai salah satu penyimpan karbon biru (blue carbon) yang mampu menyerap emisi karbon dalam jumlah besar sekaligus menjaga stabilitas garis pantai. Oleh karena itu, keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan pelestarian mangrove dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kontribusi akademik terhadap penyelesaian persoalan lingkungan global.
Melalui kegiatan ini, Pusat Riset Biochar USK diharapkan terus memperluas jejaring kolaborasi pengabdian masyarakat dan menghadirkan kontribusi ilmiah yang berdampak langsung bagi pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat di kawasan pesisir.

icates2024